oleh

Pimpinan Cabang Bank BJB Bekasi: Pembayaran Sering Menunggak, SLIK Tercatat Buruk

PILARREPUBLIK.ID – Pelaku usaha untuk tidak mengabaikan utang di bank maupun perusahaan pembiayaan. Sebab pembayaran utang yang tidak baik berpengaruh kepada pemberian fasilitas pembiayaan selanjutnya, demikian pesan disampaikan Pemimpin Cabang Bank BJB Bekasi, Imam WP Sumadhio, pada Selasa (05/03).

Menurut Imam, pembayaran utang yang sering mengalami keterlambatan atau menunggak, maka skor kredit pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) nantinya akan tercatat buruk.

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat jangan mengabaikan utang kepada siapapun yang terkait perbankan. Karena jika SLIK OJK tercatat buruk, sangat berpengaruh terhadap kita memberikan pembiayaan,” ujar Imam dalam acara Bincang Santai Rukun Jurnalis Bekasi di Aula Stadion Patriot Candrabaga, Selasa (5/3/2019).

SLIK merupakan pengganti Sistem Informasi Debitur (SID) yang dikelola oleh Bank Indonesia (BI). Layanan informasi keuangan OJK ini mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan SID atau yang kerap disebut BI checking.

Perusahaan perbankan, termasuk BJB akan mengecek SLIK calon debiturnya terlebih dahulu sebelum memberikan fasilitas pembiayaan.
Imam tidak memungkiri bahwa masyarakat yang tidak bisa mendapatkan fasilitas pembiayaan karena terkendala di SLIK tersebut.

“Pertama yang kita lihat SLIK OJK, (kalau tercatat buruk) apapun jaminannya apapun usahanya tidak akan kita berikan (pembiayaan),” tukasnya. (fie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.