oleh

Penuhi Pasokan Listrik Dikawasan Industri Deltamas, PLN Bangun GITET 500 kV

PILARREPUBLIK.COM – PT PLN (Persero) kembali memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Jawa Barat dengan berhasilnya pemberian tegangan (Energize) pada Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Cibatu Baru (Deltamas). Secara simbolik, Energize dilakukan di lokasi GITET 500 kV Deltamas di Kawasan kawasan PT Puradelta Lestari Tbk. di desa Sukamukti, kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi pada Kamis (02/05).

Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Jaringan Jawa Bagian Tengah (UPP JJBT) 4 yang menangani pekerjaan pembangunan GITET 500 kV Deltamas, Zaky Adikta, menjelaskan betapa pentingnya GITET 500kV Deltamas untuk memenuhi pasokan daya listrik di kawasan Cikarang, Karawang dan Bekasi khususnya kawasan industri Deltamas.

Sementara itu, Eko Priyantono Aviantoro selaku General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah II (PLN UIP JBT II) yang menjadi unit induk dari UPP JJBT 4, menjelaskan bahwa, GITET 500kV Deltamas disiapkan untuk memperkuat dan menjaga keandalan subsistem Cibatu dengan pasokan listrik dari PLTU Indramayu yang saat ini sedang dalam tahap konstruksi.

Ia juga mengatakan, ketersediaan listrik bakal bertambah dengan adanya pembangunan empat pembangkit listrik. Di antaranya di Jepara, Batang (Jawa Tengah), Cirebon dan Indramayu (Jawa Barat).

“Kami (PLN) akan membeli listrik dari mereka yang membangun pembangkit,” katanya di Cikarang, Kamis (02/05).

Menurut dia, listrik itu dievakuasi ke berbagai gardu induk bertegangan ekstra tinggi (GITET) melalui saluran Saluran udara tegangan ekstra tinggi 550 kV. Salah satu GITET yang baru saja selesai dibangun di Kawasan Industri Deltamas, Kabupaten Bekasi dengan kapasitas 500 kV.

“Gardu ini untuk mencukupi kebutuhan listrik industri di wilayah Cikarang, Bekasi, dan Karawang,” kata dia.

Karena itu, PLN meminta investor tak ragu menanamkan investasi di wilayahnya. Perusahaan pelat merah ini menjamin ketersediaan listrik untuk menyokong produksi perusahaan. Adapun ketersediaan listrik di wilayahnya mencakup Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jawa Tengah.

Jika melihat infrastruktur kelistrikan di wilayahnya dapat memberikan keyakinan kepada investor untuk membangun pabrik. “Pelanggan tidak usah lagi membangun pembangkit, cukup bangun pabrik saja atau pengembangan pabrik,” ujar dia.

Dia mengakui beberapa perusahaan dulu pernah membangun pembangkit sendiri, karena khawatir ketersediaan listrik milik PLN tidak mencukupi. Sekarang, kata dia, banyak pembangkit sedang dibangun. (Ton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.