oleh

Yuk.., Ke Wisata Sejarah Rumah Si Pitung

PILARREPUBLIK.COM Pitung adalah adalah seorang pahlawan bagi para warga betawi di masa penjajahan belanda.walaupun bagi pemerintah Kolonial belanda,pitung adalah seorang penjahat,tapi buat warga batavia(jakarta,red)pitung adalah sosok yang sangat membela rakyat.tidak berlebihan jika saat ini pemda DKI membuat wisata rumah si pitung di bilangan marunda jakarta utara.

Rumah si pitung yang di perkirakan berdiri pada tahun 1918 pada masa pemerintahan belanda.Ali Sadikin sebagai gubernur jakarta pada tahun 1976 telah mengadakan pemugaran rumah si pitung tanpa merubah bentuk dan isi rumah dari aslinya.

Area Rumah si pitung yang luasnya kurang lebih 2500m2 ini awalnya milik seorang tuan tanah asli betawi,H.Sapiudin,yang kemudian pada tahun 1976 di adakan transaksi antara pemda DKI yang saat di pimpin oleh ali Sadikin dengan para ahli waris keluarga H.Safiudin.

Farhan,salah satu pengurus rumah si pitung,mengatakan,awalnya hanya ada rumah si pitung saja,baru pada tahun 2010 di perluas dengan di bangun tempat galeri-galeri kebudayaan betawi,kuliner,dan kesenian betawi.

“Setiap hari pengunjung masih sepi,paling hari- hari tertentu saja,seperti hari sabtu dan minggu atau hari libur lainnya yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan lokal,” Kata Farhan.

Kurangnya promosi yang di lakukan oleh pemda DKI , lajut Farhan, adalah salah satunya penyebab cagar budaya betawi ini menjadi kurang di minati untuk di kunjungi. Selain itu akses menuju ke lokasi juga agak sempit dan parkir kendaraan yang jauh,juga menjadi penyebab sedikitnya pengunjung.

“Parkirnya jauh disana, mereka harus jalan kaki menuju kesini,kasian juga si para pengunjung”,ungkap farhan

Untuk masuk ke Cagar Budaya rumah si pitung,tidak ada harga tiket masuk,terserah mau kasih berapa saja,karena memang dari pemda sendiri belum meminta uang retribusi dari pengunjung.tambahnya

“Mudah-mudahan tempat ini lebih ramai lagi,jalan menuju kesini di perluas,sehingga jumlah pengunjung bisa lebih meningkat”pungkas farhan,yang memang masih keturunan H.Safiudin,pemilik pertama rumah si pitung. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.