oleh

Tutup Tahun Pelajaran, Kepsek Sub Rayon 03 Studi Banding Ke Malang

Pilarrepublik.com – Dengan mencarter satu gerbong kereta Majapahit dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Malang Jawa Timur,  sebanyak 50 orang Rombongan Kepala Sekolah SMP dan Pengawas Sub Rayon 03 Kota Bekasi berangkat ke malang dalam rangka studi banding . Rombongan yang tidak kurang dari 50 orang tersebut berangkat dengan suka cita dan kompak. Kekompakkan Sub Rayon 03 bukan kali ini saja dipertunjukkan, bahkan tahun lalu Para Kasek SMP dan Pengawas Sub Rayon 03 melakukan studi banding  hingga ke Negeri Jiran Malaysia.

Ketua Panitia. Asep Hidayat, merasa bangga dan senang dengan kekompakkan yang terus dijalin antar sesama Kepala Sekolah negeri dan swasta maupun dengan Pengawas Pembina yang tidak hentinya memberikan informasi, bimbingan dan pembinaan.

“Kegiatan studi banding seperti ini dapat dijadikan ajang silaturahim, kekeluargaan dan bekerjasama. Semoga diwaktu mendatang bisa lebih baik lagi,” ujar, Asep..

Sementara itu Ketua Sub Rayon 03, Dwi Kusdinar, mengatakan Kekeluargaan dan kekompakan ini harus terus  ditingkatkan dengan seringnya mengadakan dan berkumpul bersama.

 

“Saya menyambut gembira bahwa sub rayon 03 telah menunjukkan kekeluargaan, kekompakan yang luar biasa, mudah mudahan dapat ditiru oleh sub rayon yang lainnya. kegiatan studi banding kali ini cukup menyenangkan karena banyak informasi, ilmu pengetahuan dan sesuatu yang baru berupa pengalaman bagi kita. Terima kasih juga kepada Para Pengawas Pembina yang sudah membimbing dan mendampingi,” kata Dwi Kusnanda, yang juga merupakan Kepsek SMP Negeri 9 Kota Bekasi.

Kunjungan kerja yang diawali dengan melakukan studi banding kebeberapa tempat pilihan diantaranya Mesjid Turen, sebuah wilayah pesantren yang memiliki desain masjid fenomenal dan futuristik yang desain oleh Kiyai Ahmad (Alm) dan dikerjakan para santri secara mandiri dan bersama dalam membangun. Sebuah bangunan dengan sentuhan cita rasa seni dan agamis yang tinggi.

“Melihat bangunaan mesjid ini membawa kita pada pengalaman bathin dan fantasi yang dalam. Seolah kita berada di negeri dongeng. Seperti menyaksikan Kerajaan Aladin dan Putri Yasmin. Negeri Agrabah. Dari segi futuristik menawan dan penuh sentuhan imajinasi. Semoga bisa dibangun di tempat lain, khususnya di Bekasi.” Terang salah satu pengawas yang ikut rombongan, Maja Yusirwan.

Lebih lanjut pria yang biasa disapa Aki Maja ini juga mengatakan, studi banding kali ini perpaduan antara wisata edukasi dan wisata religius. Ia berharap banyak pelajar yang diambil dari studi kali ini.

Ada yang membuat para peserta sempat tercengang saat, Sekretaris rayon 03, Eko Surono yang juga seorang organisatoris handal saat menyampaikan sambutannya yang mengaku studi banding kali ini merupakan kesempatan terakhirnya ikut bergabung di sub rayon 03, karena tahun ajaran depan dirinya mengaku sudah tidak menjabat sebagai kepala sekolah lagi.

“ Mungkin ini yang terakhir saya bergabung dengan teman-teman sub rayon 03, Kedepan saya sudag tidak lagi menjadi kepala sekolah, Saya akan mengelola real estate bersama mitra kerja yang baru, namun saya berharap tali silaturahim tetap berjalan,” Ungkapnya. (dhit)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.