oleh

Dzikir Istighosah Paketan Budaya Menyambut HUT RI Dihadiri Wakil Walikota

Pilarrepublik.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-74  Paketan Budaya Jatiasih bekerjasama dengan MDI  Ariyyadh pimpinan KH Sofyan Siroj menggelar acara Dzikir dan istighosah di kolong jembatan tol Jatiasih . Selain dihadiri oleh para ulama , PC NU Kota Bekasi, para lurah, kapolsek Jatiasih, Danramil 04/Jatiasih, pimpinan ormasd an para tokoh budaya yang tergabung dalam paketan budaya, juga dihadiri oleh wakil walikota Bekasi, Tri Adhianto. (Kamis, 15/08/2019)

Penggagas acara Dzikir dan Istighosah, Brader, mengatakan, hampir seluruh aliansi masyarakat baik dari unsur muspika ataupun muspida dapat menghadiri acara tersebut.

“Sesuai dengan namanya Dzikir dan Istighosah, maka kami pun mengundang seluruh lapisan masyarkat tanpa kecuali. Alhamdulillah yang kami undang dapat hadir semua, disini ada tokoh ulama, tokoh masyarakat, tokoh ormas, para lurah, pak Camat, Kapolsek, Danramil bahkan bapak walikota juga dapat hadir,”. jelas Brader.

Ia juga mengatakan, saat ini yang tergabung dalam paketan budaya ada dua puluh yang terdiri dari perkumpulan budaya seperti, padepokan, paguyuban dan persilatan.

“Perlu diketahui dari dibentuknya Paketan budaya yang didialamnya ada sekitar 20an perkunpulan budaya dengan tujuan menyatukan silaturahim melalui budaya tanpa melihat dari suku manapun, tetapi memang yang kami utamakan adalah budaya betawi. Karena tujuan kami jelas menyatukan silaturahim, maka dalam acara ini juga kami undang semua ormas seperti, FBR, Gibas, PP, Ikapud, Karang taruna dan banyak lagi,” ujarnya.

Ia juga  berharap dari paketan budaya menjadi aset untuk lingkungan masyarakat bekasi khususnya keberadaannya bermanfaat untuk warga Jatiasih.

“Tujuan digelar istighosah ini tentunya untuk mendoakan pejuang pahlawan kemedekaan, kemudiam yang kedua bertujuan menarik aparatur untuk datang dan berkumpul bersama ditempat yang sama dalam rangka menjalin silaturahim,”. Kata Brader

Ketua panitia, ustadz Nemit atau yang biasa disapa Bang Kiroy mengatakan,  Istigotsah  ini sebagai wahana penyerahan bathiniah yang tulus kehadirat Allah SWT agar bangsa Indonesia pada umumnya dan khususnya masyarakat Jatiasih dan sekitarnya selalu terhindar dari berbagai macam bencana dan selalu harmonis berada dalam perkumpulan.

Semetara itu, ketua paketan Budaya, ustadz Murdani dalam sambutannnya meminta kepada pemerintah agar lokasi istighosah ini dapat dijadikan taman wisata. Menurutnya saat ini masyarakat Kota Bekasi membutuhkan tempat wisata yang  tidakperlu membayar.

“Mumpung disini ada pak Walikota, saya mohon tempat ini kalau bisa dijadikan semacam taman atau tempat wisatta, sebab tanpa ada campur tangan tidak mungkin akan dapat tercapai keinginan kami. Kami dengan teman-teman siap langsung mengerjakan kalau sudah ada kesepakatan atau izin dari pemerintah,”. Kata Murdani atau yang akrab disapa Bang Beceng.

Gayungpun bersambut, mendengar sambutan dari ketua paketan Budaya, Tri Adhianto, Orang nomor dua di Kota Bekasi meresponnya dan berjanji akan menindak lanjuti keinginan Paketan Budaya agar menjadikan lokasi tersebut sebagai taman wisata.

“Tentunya apa yang disampaikan oleh ketua paketan budaya sangat baik, kalau untuk kebaikan tidak ada alasan pemerintah untuk tidak mendukungnnya. Beginilah seharusnya antara masyarakat dengan pemimpin, harus saling bersinergi dan saling memberikan masukan. Kalau bisa jangan cuma taman wisata, tetapi bisa juga dijadikan taman hidroponik yang dapat bernilai ekonomi,” Kata Tri Adhianto.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.