oleh

Lebaran Yatim, Bamus Bojong Sari Santuni 73 Yatim dan 230 Dhuafa

Pilarrepublik.com, (BEKASI) – Badan Musyawarah (BAMUS) Bojong Sari kembali menghelat agenda tahunan dengan menyemarakan lebaran anak yatim dan dhuafa di bulan Muharam 1441 H.

Agenda yang sudah berlangsung kurang lebih tujuh tahun dalan rangka memperingati bulan muharam ini bertempat di Masjid Jami Al-Awwabin Bojongsari, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Minggu (15/9/2019).

Selain dihadiri  oleh keluarga besar BAMUS Bojong sari, Lurah Jatisari, Tokoh Masyarakat, serta Warga sekitar, acara tersebut juga dihadiri oleh wakil walikota Bekasi, Tri Adhianto.

Ketua BAMUS, Supandi mengatakan, Ini adalah kegiatan agenda rutin yang diadakan setiap tahun. Ia juga menjelaskan setiap tahun ada peningkatan yang sangat signifikan.

“Alhamdulilah untuk tahun ini kita menyantuni 73 anak yatim dan 230 kaum duafa. Kalau ditahun pertama kami baru mampu mengumpulkan donasi sebesar 34 juta, ditahun ketujuh ini kami dapat mengumpulkan donasi sekitar 200 juta lebih, belum lagi dengan bentuk barang, kalau ditotal hampir 350 juta,” Jelas Supandi.

Sambung, Supandi

“Untuk biaya diperoleh dari keluarga Besar Bamus, kepedulian warga dan para donator dan kurang lebih terkumpul uang dan barang sebesar 350 juta. Terima kasih atas kekompakan warga dan keluarga besar Bamus “, beber pria yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019 – 2024.

Supandi menambahkan, dalam kegiatan ini BAMUS bekerjasama dengan DKM dan Majelis Ta’lim Masjid Jami Al-Awwabin. Terlihat Antutias warga dan kepeduliaan masyarakat begitu besar, sehingga acara lebaran yatim yang sudah memasuki tahun ke tujuh ini berjalan sangat ramai dan meriah, namun tetap kondusif.

“Harapanya Kita sebagi warga masyarakat Bojongsari, anak anak yatim yang kita santuni ini menjadi orang orang bermanfaat buat masyarakat buat bangsa dan negara”,tukas Supandi.

Ia pun berharap agar agenda yang dihelat BAMUS ini bisa menjadi percontohan bagi daerah lain.

“Setahu saya baru ada di Bojongsari Bamus seperti ini, mudah-mudahan keberadaan Bamus ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain,”.Pungkasnya (Dhit)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.