oleh

Kadisparbud Hadiri Peresmian Perguruan Silat Bayi Gombel

Pilarrepublik.com (KOTA BEKASI), – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Tedi Hafni, hadiri peresmian Perguruan silat Bayi Gombel Baba Asnam HK di Kampung Jaha RT 05/011, Kelurahan Jatimekar Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, kemarin (30/09).

Turut hadir, Pimpus MDI Arriyadh KH. Sofyan Siroj, S.PDI, Ustad H. Naim, guru – guru besar setiap perguruan, padepokan, Sanggar, Perwakilan Kecamatan Jatiasih, Polsek Jatiasih, Lurah Jatimekar H. Ghofur, RT/RW setempat, Karang Taruna, Paketan Budaya Jatiasih, KNPI Jatiasih, KPA Cempala serta KPAD Kota Bekasi.

“Silat ini perlu dilestarikan karena pencak silat adalah budaya kita, kita selaku penerus harus berjuang semaksimal mungkin mempertahankan. Bagaimana mempertahankannya? yaitu dengan kegiatan yang seperti ini,” kata Kadisparbud Kota Bekasi, Tedi Hafni saat memberikan sambutannya, di pendopo Bayi Gombel.

Menurutnya, dengan terbentuknya Perguruan silat Bayi Gombel tentunya menjadi hal yang positif dan hal yang baik bagi perkembangan silat di Bekasi dan Indonesia, dan juga bagimana kita
mengamalkan mempertahankan budaya kita agar lebih baik.

“Saya sangat simpatik dan penuh perhatian dan mengucapkan terima kasih kepada para pergurus perguruan khususnya Baba Asnam HK yang telah membimbing para anak – anak. Mudah – mudahan kegiatan seperti ini semakin berkembang dan semakin kuat kedepannya.

Ditempat bersamaan Guru Pembimbing Perguruan silat Bayi Gombel Baba Asnam HK, Ahmad HK menuturkan, agar pencak silat bisa membudaya, bukan hanya dikalangan pecinta budaya tapi juga dikalangan pemerintah sehingga terciptanya sinergitas.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini semoga sinergitas atar penggiat budaya dan aparatur pemerintah dapat terjalin,” ujar Amad yang juga Guru Tenaga Kontrak di SDN Jatimekar IV.

Lebih lanjut, kata dia belajar silat merupakan warisan budaya leluhur sehingga kita generasi penerus agar dapat menjaga dan melestarikan budaya. Satu diantaranya dapat menghormati, menghagai dan mendapat ridho dari Allah SWT.

“Belajar silat tentu juga dapat membentuk adab dan ahlak yang mulia terhadap guru dan orang tua,” ungkapnya. (Ndi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.