oleh

Lewat Drama Adu Pinalti, Faber Fc Kembali Menjadi Juara Turnamen Sepakbola Lurah Setu Cup

Pilarrepublik.com, (Jakarta) – Final kompetisi sepakbola lurah Setu cup Jakarta Timur mempertemukan  dua club yang berasal dari Kota Bekasi, yakni, kesebelasan Faber FC yang bermarkas di kelurahan Jatiluhur Kecamatan Jatiasih dan Persekas Jatiwarna Kecamatan Pondok Melati. Pertemuan kedua tim pada laga kali ini merupakan laga ulangan pada kompetisi lurah Setu cup tahun lalu yang juga mempertemukan kedua tim ini.

“Ini pertemuan kedua tim kami dengan tim Persekas dalam turnamen lurah Setu cup. Tahun lalu di laga final, kami juga melawan Persekas dan berhasil menjadi juara pertama. Alhamdulillah dalam final kali ini juga, Faber FC kembali menjadi juara,”  Demikian dikatakan salah satu pengurus Faber FC, Fahad.

 

Dari pantauan pilarrepublik.com, laga final dua club yang sering bertemu ini berlangsung cukup ketat, pasalnya kedua tim ini menurunkan pemain-pemain profesional yang juga memperkuat tim besar yang berlaga pada divisi satu dan divisi dua liga Indonesia.

Permainan indah dan sedikit keras namun tidak kasar yang diperagakan kedua tim ini membuat para penonton tidak beranjak dari tempat duduknya hingga pertandingan berakhir.

Pada babak pertama, Faber FC mampu mencetak gol lewat pemain legiun asing yang dimilikinya setelah mendapatkan umpan manja dari pemain gelandang kanan. Dan skor 1-0 untuk keunggulan Faber FC bertahan hingga wasit meniup peluit tanda babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua pertandingan semakin seru untuk ditonton, jual beli serangan pun terjadi, namun sayang dipertengahan babak kedua, Faber FC mendapat malapetaka setelah wasit mengusir salah satu pemain akibat pelanggaran yang dilakukannya terhadap penjaga gawang Persekas. Kurangnya jumlah pemain Faber FC dimanfaatkan oleh Persekas FC untuk terus menekan pertahannya Faber FC hingga akhirnya striker asing Persekas FC mampu melesakan sikulit bundar kegawang Faber FC, dan membuat skor menjadi 1- 1.

Berimbangnya materi pemain yang dimiliki kedua tim, memaksa pertandingan ini harus berakhir dengan drama adu Finalti. Dalam adu pinalti lagi-lagi skor imbang terjadi setelah satu dari lima yang manjadi ekskutor kedua tim gagal membuat gol, hingga dilanjutkan dengan penendang keenam, namun sayang dalam tambahan tendangan pinalti ini, pemain Persekas FC yang menjadi eksekutor tidak berhasil, bolanya melenceng kesebelah kanan sisi gawang. Dengan demikian Faber fc berhasil menjadi juara pertama dan berhak mendapatakan piala dan uang pembinaan sebesar 12 juta rupiah.

Ditemui saat menerima piala, manager Faber fc, Fa’i, mengatakan keberhasilan tim kembali menjadi juara tidak lepas dari doa dan kerjasama yang baik pemain dengan tim manager. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh supporter dari kedua tim yang membuat pertandingan berjalan lancar.

Alhamdulillah, yang pertama tentunya saya ucapkan rasa syukur sehingga kami berhasil menjadi juara. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Faber fc yang selalu bersemangat, yang kedua tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh penonton, baik dari supporter kami maupun supporter Persekas, yang telah mampu menjaga sportivitas sehingga pertandingan ini berjalan dengan lancar. Saya kira supporter sekarang sudah sangat dewasa sehingga tidak ada kegaduhan,” pungkasnya. (Dhit)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.