oleh

Antisipasi Cegah Covid 19, Kelurahan Jatiluhur Mengadakan War-War

Pilarrepublik.com, (Bekasi) – Guna melakukan pencegahan penyebaran wabah virus corona (Covid 19), kelurahan Jatiluhur, kecamatan Jatiasih Kota Bekasi melakukan giat war-war (woro-woro). Giat war-war yang dilakukan kelurahan Jatiluhur bersama tiga pilar (lurah, Bimaspol, Bhabinsa) dengan cara berkeliiling keseluruh wilayah kelurahan Jatiluhur.

“Sesuai instruksi bapak Walikota Bekasi  tentang antisipasi dan pencegahan virus covid 19,Kami bersama tiga pilar, lurah, bimaspol, bhabinsa jatiluhur serta jajaran aparatur kelurahan jatiluhur melaksanakan giat war-war atau woro-woro dalam rangka antisipasi dan pencegahan covid 19 kepada seluruh warga jatiluhur di 12 wilayah RW se kelurahan jatiluhur dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Selain berkeliling, kami juga mengadakan war-war di setiap masjid dan musholah yang dibantu oleh para DKM, ketua RW dan para ketua RT,”. Demikian dikatakan lurah Jatiluhur, Siti Sopiah. (Minggu, 22/03/2020)

Lebih lanjut perempuan berhijab yang murah senyum ini juga mengatakan, dengan adanya giat war-war untuk menghimbau warga secara langsung, dirinya mengingatkan kepada seluruh warga bagaimana cara untuk mengantisipasi dan pencegahan covid 19 dengan beberapa cara yang perlu diperhatikan  dan diketahui warganya.

“Dengan adanya giat war-war ini kami berharap agar warga tidak lagi melakukan aktifitas yang dapat menyebabkan penyebaran covid 19, untuk itu kami menghimbau agar warga tidak lagi ada yang keluar rumah, kecuali ada keperluan yang sangat mendesak, tetap menghindari tempat keramaian , menunda seluruh kegiatan dengan pengumpulan warga  seperti arisan atau acara keagamaan sampai dengan penularan covid 19 sudah benar-benar dapat dikendalikan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Sopi (sapaan akrabnya), orangtua harus terus mengingatkan anak -anaknya agar tidak bepergian keluar rumah.

“Khusus untuk orangtua agar memperhatikan anak-anaknya untuk tidak keluar rumah. Sekolah diliburkan bertujuan agar semua belajar di rumah dan tetap berada di rumah. Kemudian yang  yang sangat penting juga harus sering mencuci tangan dengan sabun secara rutin dan menhindari berjabat tangan serta selalu menggunakan masker jika flu dan batuk,” ujarnya.

Sambung Sopi, selain melakukan giat war- war, sebelumnya kelurahan  jatiluhur juga telah melakukan beberapa penyemprotan disinfektan di masjid, musholah, sekolah dan kantor kelurahan yang dibantu oleh aparat koramil , polsek jatiasih, bhabinsa, bimaspol dan aparatur kelurahan jatiluhur serta para RW dan RT.

”Yang pasti dengan saling bersinerginya antara tiga pilar, aparatur, rw , rt dan dukungan serta support dari tokoh masyarakat dan tokoh agama se jatiluhur, terutama banyak istigfar dan berdoa untuk keselamatan kita semua,” tukasnya.

Hal senada juga dikatakan sekretaris Kelurahan Jatiluhur, Muhidin Asegaf, menurutnya, sasaran giat war-war adalah seluruh pemukiman warga dengan cara dibagi dua.

“Untuk giat war-war ini kami bagi dua tim. Tim satu yang terdiri dari ibu lurah, Bimaspol serta Bhabinsa yang dibantu oleh  staf berkeliling ke wilayah RW 01,02,06,07,08, 10 dan 12. Sementara untuk tim dua yang terdiri dari Sekkel, kasipemtrantibum dan juga dibantu oleh staf berkeliling ke wilayah RW  03,04,05,09 dan 11,” ucap Muhidin.

Muhidin juga  meminta kepada warga agar jangan mudah panik menghadapi penularan covid 19. Menurutnya, rasa panik dapat mengurangi sistem imun (kekebalan,red) tubuh.

“Untuk menghindari virus covid 19 harus melakukan pola hidup sehat seperti makan teratur dan bergizi, tidur teratur olahraga, berjemur dan jangan panik jika ada gejala klinis mirip covid 19 dan segera melapor kepada pihak berwenang. Dan yang sangat penting kita harus selalu berdoa, ikhtiar dan tawwakal kepada Allah SWT,”Kata, Muhidin.

Sementara itu, ditempat yang sama, Bhabinkamtibmas kelurahan Jatiluhur, Bripka Apriyadi mengatakan, Dihimbau kembali kepada warga untuk mengindahkan pesan dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar Penyebaran Epidemik Covid19 dapat diminimalisir

“Karena Bekasi kota sudah siaga 1 epidemik Coronavirus. Lalu bila masih ada kegiatan berkerumun maka dengan sangat terpaksa akan kami himbau untuk kembali ke rumah masing-masing guna kemaslahatan orang banyak,” Kata Bripka Apri dengan tegas. (Dhit)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.