oleh

Keren, Warga RT 03 RW 08 Kebantenan Kompak Berikan Sembako Untuk Masyarakat Terdampak Corona

Pilarrepublik.com (Bekasi) – Apa yang dilakukan warga kampung kebantenan, khususnya wilayah RT 03 RW 08 kelurahan Jatiasih Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi Patut dicontoh. Ditengah merebaknya virus Corona (Covid-19) yang menakutkan yang berdampak pada perekonomian, terutama untuk masyarakat  bawah, warga kebantenan ini kompak bersatu untuk memberikan sumbangan berupa sembako kepada warga yang penghasilannya menurun akibat covid 19.

Warga kurang mampu maupun warga yang tidak bisa mendapatkan penghasilan untuk kebutuhan pokok sehari-hari adalah yang menjadi sasaran kegiatan itu, di antaranya mereka yang berprofesi sebagai ojeg dan buruh harian lepas.

“Ini adalah kegiatan warga RT 03 RW 08 berbagi untuk warga yang terkena imbas akibat corona. apalagi sebagai daerah memberlakukan lock down atau isolasi mandiri yang jelas sangat berimbas kepada peSekarang ini yang berprofesi pada pendapatan . yang jadi juru parkir sepi, yang ngojeg juga sepi apalagi yang kerjanya serabutan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat, terutama warga yang sejak ada COVID-19 tidak memiliki pemasukan karena kehilangan pekerjaan,” kata tokoh masyarakat, Beceng

lebih lanjut, Beceng yang juga ketua paketan budaya mengatakan masyarakat juga membutuhkan makan setiap harinya, termasuk anggota keluarganya, sehingga mereka yang benar-benar tidak memiliki aktivitas usaha cadangan tentunya kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.

“Semoga apa yang kami lakukan ini dapat meringankan beban warga, minimal untuk kebutuhan pokok mereka tidak kesulitan, “ kata Beceng dengan logat Betawinya yang khas

Ia juga berharap kegiatan warga berbagi ini dapat dilakukan secara rutin selama masih ada virus corona yang sangat mengkhawatirkan ini

“Insya Allah kegiatan warga berbagi ini dapat kami lakukan secara rutin tiga minggu sekali atau minimal sebulan sekali.Semoga warga semakin kompak, yang ekonominya menengah keatas dapat membantu yang ekonominya dibawah. Hari kami baru bisa menyumbang 40 paket, mudah-mudahan kedepan dapat lebih banyak lagi.” harapnya.

Ia juga mengajak masyarakat di tengah pandemi COVID-19 untuk tetap disiplin mengikuti anjuran pemerintah dan menyadari bahaya pandemi COVID-19.

“Masyarakat cukup melakukan ‘social distancing’ (pembatasan sosial) dengan menjaga jarak satu sama lain dan menghindari kerumunan. Jika memang tiada kepentingan mendesak, sebaiknya jangan keluar rumah,” ujarnya.

Sementara itu salah satu warga yang mendapat bantuan sembako yang dilakukan Beceng dan warganya mengaku merasa sangat terbantu.

“Alhamdulilah, sangat terbantu sekali dengan pemberian  sembako ini,” tukas pria yang kesehariannya sebagai tukang ojeg pangkalan ini. (dhit)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.