oleh

Tim Gabungan Gelar Operasi Non Yustisi di Jatiasih, 43 Orang Pelanggar Terjaring

Pilarrepublik.com, (BEKASI) – Satpol PP Kota Bekasi gelar operasi non Yustisi di Jalan Wibawa Mukti II. Rt. 01. Rw.008 Kel.Jatiasih Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi

Kegiatan Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 15 tahun 2020 Tentang Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) Dalam Penanganan Wabah Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Bekasi.

Sebelum dilaksanakannya operasi Tim Gabungan melaksanakan apel persiapan kegiatan dipimpin oleh Kasi Pengawasan dan Pengendalian Agus Hermawan, tampak hadir Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kota Bekasi, Saut Hutajulu, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Penegakan Perda, Rafiudin,Kasie Kewaspadaan Dini Bid. Gakda, Sarkowi, Kasi Trantibum Kecamatan Jati Asih, Tatang Taryana (PPNS), Kepala. UPTD LLAP Dishub Kecamatan Jatiasih, Sian mandulang.

Tim gabungan terdiri dari Satpol PP Kota Bekasi 35 personil, Dishub kota Bekasi 7 personil, koramilJati Asih 5 personil, Polsek jatiasih 4 personil, Staff kecamatan jati asih 3 personil, Staff Kelurahan jati asih 1 personil.

Sejumlah pelanggar masih kerap ditemukan mayoritas warga masyarakat yang tidak memakai masker saat berjalan kaki, berkendara maupun penumpang mobil yang melebihi kapasitas di berhentikan lalu didata oleh petugas, total 43 orang pelanggar terjaring dalam operasi.

Dalam hal ini para pelanggar diberikan sanksi sosial berupa menyapu,atau mengucapkan teks Pancasila.

Selain itu, Tim Gabungan juga melakukan himbauan kepada masyarakat Kota Bekasi agar selalu mematuhi protokol kesehatan 4 M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dan Menghindari kerumunan) dalam menekan penyebaran Covid-19;

Jika kedepannya nanti, para pelanggar yang melakukan pelanggaran kembali akan di kenakan sanksi administratif berupa denda,” tutup Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kota Bekasi, Saut Hutajulu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.